Monday, August 7, 2017

TUTORIAL BIKIN SLIME

17 Cara Mudah Membuat Slime Activator Tanpa Menggunakan Borax !

Oleh Arya

Cara Membuat Slime Activator – Hallo sahabatnesia, ada yang tau enggak apa itu slime ? Atau ada yang sudah pernah belajar membuat slime ? Bagaimana sih caranya membuat slime ? Mungkin yang ada dipikiran kita ketika mendengar kata slime adalah mainan anak-anak.

Dalam artikel ini kita akan coba mengulas lebih dalam lagi mengenai slime. Untuk kamu yang ingin belajar membuat slime, kamu mengunjungi situs yang sangat tepat. Karena di dalam artikel ini akan akan membahas bagaimana cara membuat slime dengan menggunakan bahan-bahan yang berbeda-beda.

Isi Artikel [Tampilkan]

Apa Itu Slime ?

Apa Itu Slime ?

Slime adalah sebuah cairan lengket dan pekat yang sekilat terlihat seperti lendir. Cairan slime ini dibuat dalam berbagai macam variasi warna dan menggunakan bahan-bahan yang berbeda.

Biasanya slime digunakan sebagai mainan anak-anak dan sering di jumpai pada acara ulang tahun atau event-event bertemakan anak yang lainnya.

Meskipun bentuknya aneh dan sedikit menjijikan, akan tetapi anak-anak banyak yang menyukainya. Terutama saat slime tersebut mengguyur badan mereka. Maka keceriaan anak-anak akan langsung terpancar dari wajah mereka.

Nah, membuat anak-anak senang tidak perlu menunggu adanya sebuah event. Kapanpun kamu bisa membuat slime untuk buat hati kecilmu. Tentunya juga akan lebih murah dan aman juga untuk sang buah hati, karena tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya.

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk bisa membuat slime sendiri. Caranya sangat mudah, bahannya pun juga mudah untuk di dapatkan. Kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah dibawah ini :

Cara Membuat Slime dengan Lem Fox

Lem fox merupakan lem yang digunakan untuk melekatkan kayu, kertas, texture, koraltex, dan dapat digunakan untuk plamur tembok. Kamu bisa membeli lem fox ini di toko-toko bangunan di dekat rumah kamu.

Persiapan dan Bahan :

Air bersih kurang lebih 3 sendok tehBaby oil 1/4 sendok tehSabun cair 1/4 sendok tehPewarna makanan 1 sendok teh (warnanya sesuai dengan selera kamu)Baking powder 1 sendok tehLem fox putih 3 sendok makanObat tetes mataWadah yang memiliki tutupPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Lem Fox :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tuangkan lem fox putih dan air kedalam wadah. Kemudian aduk hingga merata.Tuangkan juga baking powder ke dalam wadah dan aduk lagi sampai semua adonannya tercampur.Kemudian masukkan sabun cair, obat tetes mata, dan pewarna makanan secara bersamaan. Aduk kembali adonan hingga menjadi kenyal.Pada proses ini sebenarnya slime sudah jadi, kita hanya perlu mengatur tingkat kekenyalan dan warnanya saja.Jika sudah mendapatkan slime sesuai dengan selera yang kamu inginkan, masukkan cairan baby oil ke dalam slime tersebut supaya tidak lengket jika disentuh.Langkah terakhir, letakan slime tersebut ke dalam wadah dan jangan lupa untuk menutup rapat wadahnya.

Sangat mudah kan membuatnya ? Jika kamu masih mengalami kesulitan, silahkan lihat video di bawah ini :

Cara Membuat Slime dengan Lem Kertas

Selain menggunakan lem fox, kamu juga bisa menggunakan lem kertas untuk membuat slime ini. Bahan yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Perhatikan langkah-langkahnya dibawah ini :

Persiapan dan Bahan :

GOM (kamu bisa beli di apotek)Pewarna makanan (warna sesuai dengan selera yang kamu inginkan)1 botol lem kertas cairWadahPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Lem Kertas

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tuangkan lem kertas ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.Kemudian tambahkan pewarna makanan.Selanjutnya teteskan beberapa GOM ke dalam adonan tersebut dan aduk sampai adonan merata dan menggumpal.Dan slime pun sudah jadi. Tambahkan variasi seperti hiasan mata agar slime buatan kamu terlihat lebih unik.

Sangat mudah kan membuatnya ? Jika kamu masih mengalami kesulitan, silahkan lihat video di bawah ini :

Cara Membuat Slime dengan Lem Povinal

Bahan lainnnya yang dapat digunakan untuk membuat slime adalah lem povinal. Lem povinal adalah sebuah lem kayu yang berbahan dasar tepung kanji dan dicampur dengan GOM. Lem ini biasanya digunakan untuk merekatkan kayu dalam pembuatan lemari, rak, menja, dan furniture yang lainnya.

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat slime dengan menggunakan lem povinal.

Persiapan dan Bahan :

Deterjen (merknya terserah saja)Baking powderLem povinalPengadukWadahAir bersih

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Lem Povinal :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah masukkan baking powder ke dalam wadah dan campur dengan menggunakan air.Kemudian masukkan lem povinal secukupnya ke dalam wadah tersebut.Selanjutnya tuangkan deterjen dan aduklah sampai adonan tercampur menjadi rata.Tambahkan perwarna makanan sesuai dengan selera yang kamu inginkan, dan aduk lagi dengan menggunakan sendok hingga adonan benar-benar merata.Kalau masih terasa lengket, bisa dicuci dengan menggunakan air, kemudian dikeringkan dengan menggunakan tisu.Letakan slime di tempat yang kedap udara agar tidak cepat mengering.

Sangat mudah kan membuatnya ? Jika kamu masih mengalami kesulitan, silahkan lihat video di bawah ini :

Cara Membuat Slime dengan Lem UHU

Bahan lainnya yang bisa kamu gunakan dalam membuat slime adalah lem uhu. Kamu bisa membeli lem uhu ini di toko-toko terdekat dengan rumah kamu. Kemasannya bewarna kuning dan ada tulisannya “UHU” hehe 

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat slime dengan menggunakan lem uhu.

Persiapan dan Bahan :

Lem UHUSabun sunlightWadahPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Lem UHU :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tuangkan lem UHU ke dalam wadah yang sudah kamu sediakan.Kemudian tuangkan sabun sunlight ke dalam wadah tersebut, sesuaikan dengan banyaknya lem UHU yang kamu gunakan (Perbandingannya lem UHU harus lebih banyak dari pada sabun sunlightnya agar slime memiliki tekstur yang kenyal)Langkah terakhir, aduklah adonan tersebut sampai rata dan bentuknya menjadi kenyal.

Cara Membuat Slime Tanpa Lem

Cara Membuat Slime Activator

Bisa enggak sih membuat slime tanpa menggunakan lem ? Bisa, karena membuat slime itu banyak sekali caranya. Lihatlah langkah-langkah membuat slime tanpa menggunakan lem di bawah ini :

Persiapan dan Bahan

Masker wajah Egg-Peel Off MaskLulur mandi AyudyaAir kurang lebih 150 mlWadahPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime Tanpa Menggunakan Lem :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah masukkan masker wajah ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.Kemudian tuangkan air ke dalam wadah tersebut sebagai pengencer, cukup 50 ml saja dulu.Aduk adonan tersebut sampai benar-benar rata.Kalau sudah tercampur, masukan lulur mandi Ayudya secukupnya saja.Aduk kembali adonan sampai bentuknya terasa kenyal dan kental.Kalau adonannya kurang kental, tinggal tambahkan saja lulur mandi Ayudyanya sampai adonan benar-benar membentuk slime yang kamu inginkan.

Cara Membuat Slime Activator

Slime activator adalah slime yang menggunakan bahan berupa cairan dalam proses pembuatannya. Cairan ini berfungsi sebagai bahan tambahan dalam pembuatan slime.

Namun tidak semua slime membutuhkan cairan ini. Karena beberapa slime yang lainnya sudah bisa dibuat tanpa menggunakan slime activator.

Tapi tidak ada salahnya jika kita ingin belajar bagaimana cara membuat slime dengan menggunakan slime activator ini. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Persiapan dan Bahan :

Air bersihGOM (bisa beli di apotek)PengadukWadah untuk menaruh slime activator

Langkah-Langkah Membuat Slime Activator :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tuangkan GOM kedalam wadah yang sudah kamu siapkan.Kemudian tuangkan air, lalu aduk sampai merata.Dan slime activator pun siap untuk digunakan.

Sangat mudah kan membuatnya ? Jika kamu masih mengalami kesulitan, silahkan lihat video di bawah ini :

Cara Membuat Slime dari Tepung Kanji

Tepung kanji meruapakan tepung yang terbuat dari ketela pohon, Selain mudah didapat, harganya pun sangat murah. Tepung kanji juga merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat slime karena sangat aman untuk anak-anak.

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat slime dengan menggunakan tepung kanji :

Persiapan dan Bahan :

Air bersih kurang lebih 400 ml2 Gelas tepung kanji / tepung tapiokaPewarna makanan 2 -3 sendok tehMinyak goreng setengah gelas

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Menggunakan Tepung Kanji :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah siapkan wadah berukuran sedang. Sebelum itu kamu harus membersihkan wadah tersebut terlebih dahulu.Kemudian masukkan tepung kanji ke dalam wadah tersebut. Ratakan supaya adonan mudah di uleni.Selanjutnya tuangkan air bersih secara perlahan-lahan sambil terus diaduk agar adonannya tidak menggumpal.Selanjutnya masukkan minyak sayur ke dalam adonan. Aduk adonan sampai rata dan jangan lupa untuk mengecek ke kentalannya. Jika kurang cair, tambahkan air dan sedikit minyak lagi.Langkah terakhir, masukkan pewarna makanan ke dalam adonan slime. Aduk lagi sampai pewarna tadi tercampur rata dengan adonannya.Masukkan slime ke dalam plastik dan ikat dengan kuat.

Cara Membuat Slime dengan Tepung Maizena

Cara Membuat Slime Activator

Selain tepung kanji, kamu juga bisa menggunakan tepung maizena untuk membuat slime. Tepung maizena merupakan tepung yang terbuat dari jagung atau pati jagung. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan tepung maizena :

Persiapan dan Bahan :

1 1/2 cangkir air hangat2 cangkir tepung maizena1 sendok teh krim tartarpewarna makanan (sesuai dengan selera yang kamu inginkan)2 wadah

Langkah-Langkah Membuat Slime dari Tepung Maizena :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah masukkan 1 1/2 cangkir air hangat ke dalam wadah yang telah kamu siapkan.Kemudian tuangkan tiga sampai empat tetes pewarna makanan sampai warnanya menyatu dengan air.Aduk dengan menggunakan sendok sampai warnanya tercampur rata.Tuangkan tepung maizena ke dalam wadah yang satunya lagi.Kemudian tuangkan air yang telah dicampur dengan pewarna makanan ke dalam wadah yang berisi tepung maizena. Tuang secara perlahan, gunakan tangan untuk mencapur bahan-bahan tersebut. Terus diaduk sampai adonan menjadi kental.Sampai disini sebenarnya slime sudah jadi. Kamu tinggal mengatur kekentalannya saja. Jika terlalu encer, kamu bisa tambahkan tepung maizena lagi. Dan jika terlalu kental tambahkan air secukupnya.

Cara Membuat Slime dari Serbuk Fiber

Bahan alternatif lainnya untuk membuat slime adalah dengan menggunakan serbuk fiber. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan serbuk fiber :

Persiapan dan Bahan :

Air1 sendok teh serbuk fiberPewarna makananWadah dari bahan stainless

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Serbuk Fiber :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah campurlah satu sendok teh serbuk fiber dengan satu cangkir teh ke dalam mangkok.Kemudian teteskan pewarna makanan ke dalam adonan tersebut hingga mendapatkan warna seperti yang kamu inginkan. Aduk dan pastikan warna telah menyatu dengan adonan.Selanjutnya masukkan adonan tersebut ke dalam microwave. Panaskan selama 4 – 5 menit dengan suhu yang tinggi. Jangan lupa untuk selalu di cek, apakah adonan tersebut mendidih atau tidak.Diamkan adonan tersebut sampai dingin.Kemudian ulangi proses tersebut sebanyak 3 – 6 kali. Semakin banyak, maka slime akan semakin kental.Kalau sudah merasa cukup, tinggal biarkan slime tersebut dingin.

Cara Membuat Slime dengan Jelly

Cara berikutnya adalah dengan menggunakan jelly. Apa iya bisa ? Tentu saja bisa, berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan jelly :

Persiapan dan Bahan :

Lem (merknya terserah saja)Slime aktivatorPewarna makanan secukupnya (sesuai dengan selera)WadahPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Jelly :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah masukkan lem ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.Kemudian masukkan pewarna makanan sesuai dengan selera yang kamu inginkan.Aduk campuran tersebut sampai merata.Tuangkan slime aktivator ke dalam adonan dan kemudian aduk sampai bentuk adonan menjadi kental.

Sangat mudah kan membuatnya ? Jika kamu masih mengalami kesulitan, silahkan lihat video di bawah ini :

Cara Membuat Slime dengan GOM

Kamu juga bisa menggunakan GOM sebagai bahan untuk membuat slime. Kamu bisa membeli GOM di apotek terdekat. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan GOM :

Persiapan dan Bahan

1 botol GOM1 botol lem cair1 sachet sabun cairPengadukWadah

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Menggunakan GOM :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tuangkan satu botol lem cair ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.Kemudian tambahkan beberapa tetes GOM ke dalam wadah tersebut.Tuangkan pula 2 – 4 tetes sabun cair untuk memberikan aroma harum pada slime yang kamu buat.Jika masih terasa lengket ditangan, tambahkan lagi 2 – 3 tetes GOM.Aduk adonan tersebut sampai bentuknya menjadi kental.

Cara Membuat Slime dari Shampo

Selain GOM, kamu juga bisa menggunakan shampo sebagai bahan dasar untuk membuat slime. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan shampo :

Persiapan dan Bahan :

Air bersihShampo setengah sachet5 sendok makan lem foxDeterjen 1 sendok makanBaby oilLulur mandi AyudyaWadahPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Menggunakan Shampo

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah tuangkan lem fox ke dalam wadah yang sudah kamu sediakan.Kemudian tuangkan air ke dalam wadah dan aduk sampai rata.Campurkan shampo ke dalam wadah tersebut, kemudian aduk lagi sampai rata.Tuangkan pewarna makanan secukupnya, sesuai dengan selera yang kamu inginkan.Tambahkan lulur mandi Ayudya, kemudian aduk terus sampai adonan menjadi kental.Jika adonan masih lengket, tambahkan baby oil ke dalam adonan.Slime sudah bisa digunakan.

Sangat mudah kan membuatnya ? Jika kamu masih mengalami kesulitan, silahkan lihat video di bawah ini :

Cara Membuat Slime dari Tisu

Kamu juga bisa membuat slime dengan menggunakan tisu. Karena tisu juga mudah untuk di dapatkan. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan tisu :

Persiapan dan Bahan :

TisuClear glueSlime activatorAir bersihPewarna makanan (sesuai dengan selera kamu)WadahPengaduk

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Menggunakan Tisu :

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah sobek tisu menjadi ukuran yang kecil.Kemudian masukkan sobekan tisu tadi ke dalam wadah yang sudah kamu siapkan.Tuangkan air ke dalam wadah dan aduk sampai merata. Kalau tisunya dirasa kurang, kamu bisa menambahkannya lagi.Selanjutnya tambahkan clear glue dan teteskan pewarna ke dalam wadah secukupnya.Lalu aduk adonan sampai benar-benar merata dan tambahkan slime activatornya.Aduk sampai adonan berbentuk slime.

Cara Membuat Slime dari Susu Cair

Cara Membuat Slime Activator

Slime yang terbuat dari bahan dasar susu cair ini bisa dijadikan alternatif untuk slime yang mudah dibuat sekaligus bisa dimakan. Sebab menggunakan bahan yang tidak berbahaya untuk kesehatan. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan susu cair :

Persiapan dan Bahan

Sekotak susu cair / Susu kental manis yang ditambah air1 1/4 sendok makan tepung maizenaBubuk vanili secukupnyaPewarna makanan 2-3 sendok teh (sesuai dengan selera kamu)

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Menggunakan Susu Cair

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah siapkan panci yang berukuran sedang. Cari saja yang cukup untuk menampung semua bahan tersebut.Kemudian masukkan susu cair ke dalam panci, lalu panaskan diatas kompor dengan menggunakan api kecil. Aduk sampai sedikit panas. Tujuan merebus susu ini agar bakteri yang di dalamnya bisa mati, sebab susu ini nantinya kemungkinan akan dimakan. Sehingga perlu steril.Selanjutnya masukkan bubuk vanili ke dalam adonan sambil terus diaduk.Tambahkan sedikit-sedikit tepung maizena, lalu aduk lagi sampai merata.Atur kekentalan sesuai selera, jika dirasa masih kurang, bisa ditambah sedikit tepung maizena.Setelah adonan mendidih, angkat dan dinginkan adonan.Jika adonan sudah dingin, masukkan pewarna makanan ke dalam adonan tadi, campur sampai warnanya merata dengan adonannya.Langkah terakhir, simpan adonan dalam wadah yang tertutup. Hindarkan slime dari paparan sinar matahari langsung, supaya susu tidak rusak.

Cara Membuat Slime dari Bedak Bayi

Bahan ini sangat cocok digunakan jika acara pesta slime dilakukan secara dadakan. Karena tidak ada persiapan, kamu bisa menggunakan bedak bayi yang ada di rumah. Eits jangan salah, bedak bayi ini bisa kamu gunakan sebagai bahan untuk membuat slime. Berikut ini adalah cara membuat slime dengan menggunakan bedak bayi :

Persiapan dan Bahan

Bedak bayi ½-1 botolAir bersih 2 gelasBaby oil 4 sendok makanPewarna makanan 2-3 sendok teh (sesuai dengan selera kamu)

Langkah-Langkah Membuat Slime dengan Menggunakan Bedak Bayi

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah siapkan wadah terbuka yang berukuran sedang. Usahakan yang ada penutup bagian atasnya, bisa toples atau apa pun.Masukkan bedak bayi ke dalam wadah, ratakan agar mudah di campur.Masukkan air perlahan sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil terus diaduk.Selanjutnya tambahkan baby oil kedalam adonan, jangan lupa aduk sampai merata.Atur kekentalan sesuai selera, jika dirasa masih kurang, bisa ditambah sedikit bedak bayi atau air bersih.Jangan lupa masukkan pewarna makanan ke dalam adonan tadi, campur sampai warnanya merata.Tutup dan simpan adonan beberapa jam sebelum digunakan.

Cara Membuat Slime Tanpa Borax

Cara Membuat Slime Tanpa Borax

Setelah tadi membuat slime bening dengan boraks, kini kita akan membuat slime yang lebih aman untuk anak-anak.

Persiapan dan Bahan

Baking sodaAir hangatLem cairFoam ClaySendok/spoon3 wadahPenyaring

Langkah-Langkah Membuat Slime Tanpa Borax

Masukan foam clay ke dalam wadah.Tuangkan air hangat dan adukSaring campuran foam clay dengan air tadi menggunakan saringan. Di sini kita hanya akan mengambil sarinya saja.Setelah mendapatkan sarinya, masukan lem cair ke dalam air sari tadi. Aduk secara perlahan sekitar satu menit.Tuangkan satu sendok teh baking soda ke wadah yang lain, kemudian diisi air dan aduk.Campur ke duanya menjadi satu dan aduk secara perlahan (+- 1 menit).Setelah kental dan terbentuk, angkat dan keringkan slime tersebut dengan cara di kipas.

Itulah ulasan singkat mengenai cara membuat slime dengan menggunakan slime activator, tepung, lem fox, dan yang pasti tanpa borax. Semoga bermanfaat dan jangan untuk meninggalkan komentar

Thursday, August 3, 2017

SEJARAH AIR BRUSH

Air brush adalah teknik yang digunakan untuk membuat lukisan dengan alat yang berbeda yaitu air brush. Teknik dasar melukis ini mulai dikenal pada tahun 1879. Orang yang membuat teknik dasar melukis dengan air brush ini adalah Abner Peeler, penduduk Amerika Serikat. Peeler mempunyai lebih dari 100 paten untuk setiap alat yang berhubungan dengan air brush. Setelah satu bulan menciptakan air brush, Peeler dapat menciptakan teknik dasar air brush dan melukis wajahnya.
Air brush yang patennya dimiliki oleh Peeler dijual kepada Liberty Walkup, anak perusahaan dari Walkup Brothers, seharga 700 dolar. Libery Walkup mengambil penawaran tersebut dan memproduksi air brush di pabriknya sampai terjual 63 unit pada tahun 1882. Pada tahun berikutnya, Liberty Walkup mendirikan pabrik khusus Air Brush di Rockford, Illinois
Beberapa karya Air brush yang terkenal masuk museum di Amerika Serikat. Diantaranya adalah sketsa wajah dari Mark Twain, yang dilukis oleh Will Mc. Entee dari Walkup Brothers. Charles L. Burdick memberikan inovasi kepada air brush dengan menciptkan pen bertipe internal mix airbrush. Alat tersebut mempunyai paten yaitu needle control system atau pengaturan pengeluaran cat dengan menggunakan sebatang jarum. Sejak itu, perusahaan bersaing satu sama lain untuk mengembangkan alat ini.
Air brush di Indonesia dikenalkan oleh para seniman dari Belanda. Tidak ada catatan lengkap mengenai sejarah Indonesia. Indonesia pada umumnya tidak memberikan ilmunya kepada orang lain. Sehingga para pelukis air brush Indonesia tidak menduplikasikan tekniknya, dan menyebabkan sedikitnya jumlah pelukis air brush Indonesia.
Air brush mempunyai banyak kegunaan yang sangat beragam. Contohnya adalah untuk memperbaiki foto, sebagai pengecatan seni arsitektur, pembuatan sampul majalah, mewarnai ukiran, dan desain sampul kaset. Tidak menutup kemungkinan juga untuk membuat iklan billboard, melukis diatas body otmotif, bahkan hingga tato. Air brush dapat digunakan secara beragam tergantung kreatifitas dari pengguna / pelukisnya.
Alat-alat yang diperlukan dalam melukis airbrush adalah:
1. Kompresor Angin
Alat kompresor berguna untuk menyemprotkan angin untuk melukis air brush. Tipe yang dibutuhkan oleh pelukis adalah kompresor dengan kekuatan 1/2 PK atau kompresor portable. Alternatif selain kompresor adalah pompa kaki, lalu disimpan pada silinder gas kosong. Silinder tersebut dipompa dengan pompa kaki, dan dinyalakan ketika dibutuhkan.
2. Pen
Alat pen adalah alat untuk melukis yang dipakai oleh pelukis air brush. Terdapat tiga jenis pen, yaitu:
  • Single Action (Internal Mix) : Angin dan cat keluar bersamaan ketika dipencet tombolnya. Biasanya dilakukan pada cat yang tidak membutuhkan gradasi. Contohnya keramik.
  • Single Action (External Mix) : Perbedaannya dengan internal mix adalah pencampuran internal mix dilakukan sebelum melewati head. Sedangkan external setelah melewati head.
  • Double Action (Internal Mix) : Sesuai namanya, pen ini mempunyai dua jenis aksi. Ketika ditekan tombolnya maka akan keluar angin. Sedangkan aksi lainnya adalah menarik tombol tersebut untuk mengeluarkan cat. Pen ini memberikan kebebasan lebih kepada peluksi karena bisa mengatur tekanan angin lebih baik.
3. Cat
Bahan yang akan diisi kepada pen. Airbrush mempunyai jenis – jenis tersendiri dalam membuat lukisan, hasil akhir lukisan akan berbeda sesuai dengan cat yang dibuat. Jenis – jenis cat airbrush antara lain adalah:
  • Akrilik : Cat yang paling umum dan mudah digunakan dari semua tinta. Cat akrilik dapat diaplikasikan pada bahan apapun. Sifat dari cat akrilik adalah sangat cepat kering dan mempunyai efek transparan apabila diberi thinner.
  • Tinta : Cat Tinta mudah digunakan dan mempunyai warna yang baik. Kelebihan cat tinta adalah kemudahan penggunaanya. Sedangkan kelemahannya adalah warna yang dapat digunakan sangat terbatas, sehingga harus mencampurkan warna sendiri.
  • Minyak : Cat minyak memberikan warna yang tebal dan tahan lama, tapi karena ketebalannya diperlukan penggunaan khusus. Cara menggunakan cat minyak adalah menipiskan dulu dengan thinner. Rasio penggabungannya adalah 60% cat dan 40% thinner, dengan thinner dituang terlebih dahulu, dan tidak dikocok.
  • Urethane : Mempunyai ketahanan yang lebih awet dari cat minyak. Digunakan secara khusus pada otomotif karena mobil dan motor sering terkena hujan dan sinar matahari. Terdiri dari 2 jenis yaitu stage satu dan stage dua. Perbedaannya adalah stage satu waktu keringnya sangat cepat dan warnanya pekat, sedangkan stage dua keringnya sangat cepat dan sedikit transparan.
  • Air : Cat air mempunyai kemudahan terbaik dalam melakukan airbrush. Kelemahannya adalah cat air tidak awet, mudah rusak. Pada umumnya airbrush cat air hanya digunakan untuk ilustrasi.
4. Thinner
Alat thinner dipakai bukan untuk menghapus lukisan apabila terjadi kesalahan, melainkan untuk memberikan efek “tipis” kepada lukisan. Thinner juga membantu untuk membersihkan bagian yang kotor setelah melakukan cat.
5. Fixative
Setelah selesai melukis, fixative dapat digunakan untuk membuat cat menjadi tahan lama, dan tidak berubah-ubah. Fungsinya adalah mengawetkan kualitas dari lukisan yang telah dibuat. Fixative terdiri dari beberapa jenis yaitu:
  • Matte : Memberikan efek warna menjadi sedikit kusam.
  • Transparan : Khusus untuk mengawetkan, tidak ada efek
  • Glossy : Membuat tampilan menjadi mengkilap
6. Stiker / kertas
Cat air brush kerap menyebar dengan sangat tidak beraturan sehingga membutuhkan pembatas untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Penggunaan kertas dan stiker bisa menjadi masking untuk mengontrol arah keluarnya cat tersebut. Gunanya adalah membuat cat menjadi lebih rapi dan beraturan.
Setelah mempersiapkan alat dan bahan, selanjutnya adalah mempelajari teknik dasar air brush. Tahapan dalam membuat lukisan airbrush adalah:
  • Menyediakan sketsa
Persiapan pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan sketsa yang dibutuhkan untuk membuat desain yang diinginkan. Alat membuat sketsa dapat diatur sesuai dengan bahan “kanvas” yang akan digunakan. Sketsa dapat digunakan dengan stiker dan spidol pada kanvas yang keras seperti keramik, besi, alumunium, dan lain-lain. Stiker tersebut akan digambar dan digunting terlebih dahulu sebagai maskingnya. Lukisan diatas kertas maka dapat menggnakan pensil yang sangat halus sebagai sketsanya. Serta penggunaan kertas lain sebagai alat maskingnya.
  • Mengatur komposisi warna dari sketsa
Setelah membuat sketsa desain yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah menentukan warna. Komposisi warna yang baik diperlukan untuk membuat karya yang baik. Mengatur warna lebih baik dilakukan sebelum memulai lukisan bagi pemula. Membuat warna sambil melukis adalah hal yang tidak mudah dilakukan, butuh pengalaman dan sensitifitas yang baik dari pelukis. Warna tersebut kemudian akan dicocokan kembali dengan warna yang akan diterapkan pada lukisan. Pemilihan warna dapat dilakukan dengan melakukan perbandingnan warna satu dengan yang lainnya.

TEHNIK CARA MENCIPRATKAN CAT

Hallo, 
Hai, salam sejahtera untuk kita semua.


Tulisan saya kali ini bukan mengenai kegiatan mbolang dulu ya! Saya akan berbagi mengenai cara membuat salah satu contoh seni rupa yaitu percik. Apa itu percik? Mungkin bagi mahasiswa jurusan PGSD tidak asing lagi dengan seni rupa yang satu ini, soalnya dulu saat masih kuliah pendidikan seni rupa kita diajari cara membuat percik oleh dosen seni rupa. Untuk kalian yang belum tahu apa itu percik, mari sama-sama kita simak penjelasan berikut ini.

Percik adalah salah satu teknik seni rupa yang menggunakan tekanan udara untuk menyemprotkan cat atau pewarna pada bidang tertentu, ada juga yang menyebut dengan teknik airbrush sederhana. Teknik percik ini sangat banyak tetapi yang lebih dikenal masyarakat adalah teknik freehand dan grafis. Pada tulisan ini, saya membahas teknik airbrush sederhana yaitu percik. Alat yang digunakan untuk membuat seni rupa teknik percik ini sederhana saja kok, kalian hanya membutuhkan sikat gigi dan sisir. Penasaran seperti apa? kita baca dulu penjelasan selanjutnya.

Teknik pembuatan percik pada dasarnya harus memperhatikan dan memadukan antara keterampilan tangan dalam memainkan sisir dan sikat sesuai tekanan air yang dibutuhkan ,dan untuk waktu pembuatannya tergantung dari kerumitan desain yang dibuat. Saat saya membuat percik ini kira-kira waktu yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 30 menit. Teknik percik sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran kesenian di SD. Kita dapat melatih kreativitas siswa dalam membuat pola-pola gambar yang menarik, memadukan warna, dan kesabaran siswa pada saat menyikatkan warna. Pola yang saya gunakan adalah dengan menggunakan dedaunan yang sudah disimpan kira-kira dalam kurun waktu 1-2 hari yang dimasukkan ke dalam buku agar daun tersebut bentuknya pipih dan tidak layu. Kenapa menggunakan daun? karena dedaunan memiliki pola yang natural dan terlihat alami. Teknik percik yang akan diajarkan di SD tentu saja berbeda dengan teknik airbrush sebenarnya, yaitu dengan menggunakan alat-alat yang sederhana yang terdapat disekitar lingkungannya. 

Alat dan bahan yang diperlukan yaitu:
1. kertas gambar (di sini saya menggunakan buku gambar ukuran A3)
2. sikat gigi bekas (saya pakai sikat gigi yang memiliki bulu halus supaya cipratan yang dihasilkan berupa titik-titik kecil yang halus)
3. sisir (usahakan menggunakan sisir yang jari-jarinya rapat)
4. pewarna (cat air atau pewarna makanan)
5.  daun (gunakan daun yang bentuknya unik)
6. air (untuk membuat larutan cat air/ pewarna makanan, usahakan air jangan terlalu banyak supaya hasil warnanya bagus)

Langkah-langkah pembuatan:
1. siapkan alat dan bahan seperti diatas.

2. campurkan cat air dengan warna yang sudah kita tentukan ke dalam palet, campuran cat air jangan terlalu encer karena hasilnya tidak akan terlalu bagus. 

3. siapkan kertas A3, lalu celupkan sikat gigi ke dalam larutan cat air. Gunakan warna yang paling terang dulu, misalnya kita gunakan warna kuning dulu. Kita cipratkan sikat gigi yang sudah dimasukkan ke larutan cat air lalu kita sikatkan pada sisir. Terlihatlah warna kuning.

4. Pada langkah ini, aku ajarin dulu ya! sikatkan/ brush sikat gigi di atas sisir sampai membentuk cipratan-cipratan kecil seperti hasil semprotan pilox. Pertama kita kasih warna terang dulu ----> terus tutup dengan daun, kita kasih warna lagi (warna yang beda dengan warna pertama, usahakan gradasi warna dari terang ke gelap) -----> tutup daun kedua, kita brush lagi -----> tutup daun ketiga, dan seterusnya. Untuk pewarnaan menurut selera masing-masing, tapi  harus tetap ingat gradasi warna dari terang ke gelap.

Pertama kita tutup warna kuning tesebut dengan daun yang sudah kita tentukan. Tips dari saya adalah, gunakan daun yang paling kecil terlebih dahulu. Di sini saya gunakan daun jeruk purut yang kecil untuk menutupi warna kuning tersebut. Setelah sudah meletakkan daun jeruk purut kita brush lagi dengan menggunakan warna yang lebih gelap dari warna kuning selebar-sebarnya. 
Setelah warna oranye sudah terlihat, kita tunggu sebentar sampai hasil brush yang ada pada kertas tersebut kering. Usahakan jangan sampai daun-daunnya bergeser, karena akan menggagalkan hasil percik ini. Teruskan langkah ini sampai pada daun terakhir.
5. Langkah finishing/ akhir adalah kita memilih warna yang gelap seperti biru, ungu, merah, dll. Kita brush tepi-tepi kertas supaya warnanya rata. Dan jadilah sebuah seni rupa dengan teknik percik ini.

Hasil akhir pembuatan Percik 
Akhirnya jadilah percik, hasil akhirnya dapat kalian lihat di atas ya!

Apa? masih ada yang belum jelas? tenang saja, saya sudah menyiapkan video cara membuat percik. Untuk lebih jelasnya, biar tambah jelas lagi (hehe), silakan melihat video Tutorial Membuat Percik berikut ini!

Saya membuat percik kurang lebih selama 30 menit. Kuncinya harus sabar dan teliti, karena kalau nggak sabar yaa mungkin akan berhenti di tengah jalan, pun kalau nggak teliti juga akan ada cipratan-cipratan besar yang membuat hasil percik tidak sempurna.

Bagaimana menurut anda? indah bukan? mau mencoba membuatnya?

Anak-anak juga bisa membuat percik kok, dulu saat saya masih sekolah dasar ada pelajaran kesenian salah satunya membuat percik, tapi masih sangat sederhana dan tidak serumit ini.

Demikianlah tutorial membuat percik. Ilmu ini saya dapatkan dari dosen saya Bapak Faturrahman, M.Pd. saat saya masih kuliah di Jurusan PGSD mata kuliah Pendidikan Seni Rupa dan saya dapat nilai A. hehehe

Terimakasih sudah berkunjung.
Semoga bermanfaat.

Have a nice day ^_^